<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Resureksi &#187; movie</title>
	<atom:link href="http://resureksi.com/tag/movie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://resureksi.com</link>
	<description>Ressurrection</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Jul 2008 23:54:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2</generator>
		<item>
		<title>Hancock: Analogi Amerika, Kisah Superhero yang Payah</title>
		<link>http://resureksi.com/review-and-entertainment/movies-review/hancock-analogi-amerika/</link>
		<comments>http://resureksi.com/review-and-entertainment/movies-review/hancock-analogi-amerika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 09:35:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indigo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Hancock]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[preview]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[will smith]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resureksi.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=1XZqbAIsji8] Sosok superhero seharusnya tampak ‘wah’ dan berwibawa. Tapi tidak dengan John Hancock (Will Smith). Ia memang seorang manusia dengan kekuatan super, hanya saja ia kurang percaya diri dan menderita semacam depresi yang menyebabkannya menjadi alkoholik. Demi mengubah image, Hancock lalu meminta pertolongan pada seorang konsultan, Ray Embrey (Jason Bateman). Seiring kepercayaan diri dan image [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><center>[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=1XZqbAIsji8]</center></p>
<p><span lang="IN">Sosok superhero seharusnya tampak ‘wah’ dan berwibawa. Tapi tidak dengan John Hancock (Will Smith). Ia memang seorang manusia dengan kekuatan super, hanya saja ia kurang percaya diri dan menderita semacam depresi yang menyebabkannya menjadi alkoholik. Demi mengubah image, Hancock lalu meminta pertolongan pada seorang konsultan, Ray Embrey (Jason Bateman). Seiring kepercayaan diri dan image yang pulih, ternyata ada hal lain yang mengikuti. Hancock ternyata menjalin kedekatan dengan orang yang salah, yakni istri sang konsultan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Kisah Superhero yang Payah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"><span lang="IN"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]-->Bejibun karakter superhero telah menjejali layar lebar, apalagi enam bulan ke belakang. Tak bisa disangkal kalau ‘manusia yang tidak biasa’ masih menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Superman, Iron Man, Spider-Man, Batman, and the other man, just named it! Kali ini pihak Columbia Pictures jeli dengan mengangkat genre serupa, dengan plot yang beda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"><span lang="IN">Vincent Ngo awalnya menulis naskah mengenai bocah berusia 12 tahun yang memiliki masalah dan seorang superhero yang ingin pensiun<em>.</em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><strong>Hancock</strong></span></p>
<p><a href='http://resureksi.com/wp/wp-content/uploads/2008/06/hancock.jpg'><img src="http://resureksi.com/wp/wp-content/uploads/2008/06/hancock-199x300.jpg" alt="hancock" title="hancock" width="199" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-56" /></a></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><!--[if !supportEmptyParas]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Rilis: 2 Juli 2008 Sutradara: Peter Berg</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Penulis: Vince Gilligan, Vincent Ngo</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pemain: Will Smith, Charlie Theron, Jason Bateman</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Genre: Komedi Aksi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Studio: Columbia Pictures</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resureksi.com/review-and-entertainment/movies-review/hancock-analogi-amerika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Hours &#8211; Ketika Kehidupan Harus Memilih</title>
		<link>http://resureksi.com/review-and-entertainment/the-hours-ketika-kehidupan-harus-memilih/</link>
		<comments>http://resureksi.com/review-and-entertainment/the-hours-ketika-kehidupan-harus-memilih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 11:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Julianne Moore]]></category>
		<category><![CDATA[Meryl streep]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[nicole kidman]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[virginia woolf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resureksi.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Drama yang berkisah seputar tiga orang perempuan dari tiga generasi yang berbeda yang harus berhadapan dengan keputusan mereka sendiri untuk melakukan bunuh diri. Dua orang diantaranya mendapat pengaruh mendalam dari buku karya Virginia Woolf, dan yang terakhir adalah Virginia Woolf sendiri. Tiga perempuan ini berjuang dalam masalah kebebasan, tanggungjawab dan identitas. Virginia Woolf (Nicole Kidman) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float: right;" src="http://pelacur.resureksi.com/images/articles/The%20Hours.jpg" alt="The hours" width="200" height="274" /></p>
<p>Drama yang berkisah seputar tiga orang perempuan dari tiga generasi yang berbeda yang harus berhadapan dengan keputusan mereka sendiri untuk melakukan bunuh diri. Dua orang diantaranya mendapat pengaruh mendalam dari buku karya Virginia Woolf, dan yang terakhir adalah Virginia Woolf sendiri. Tiga perempuan ini berjuang dalam masalah kebebasan, tanggungjawab dan identitas.</p>
<p><span style="color: #640000;">Virginia Woolf</span> (Nicole Kidman) mulai menulis novelnya “Mrs Dalloway” di Inggris pada tahun 1923. Novel ini memainkan peranan penting bukan hanya dalam kehidupannya, namun juga dalam kehidupan dua orang perempuan lain. Yang pertama, <span style="color: #640000;">Laura Brown</span> (Julianne Moore), perempuan yang hidup pada tahun 1950 yang berencana untuk melakukan bunuh diri. Perempuan lain adalah <span style="color: #640000;">Clarissa Vaughn</span> (Meryl Streep), perempuan modern yang hidup di masa kini, seorang editor buku lesbian. Tiga cerita dari tiga tokoh dalam film ini saling berkaitan dengan novel &#8220;Mrs. Dalloway&#8221;. Satu orang perempuan yang menulis novel tersebut, satu orang perempuan yang membacanya dan satu orang perempuan lagi yang menjalani kisah seperti tertulis dalam novel tersebut.</p>
<p>Dalam perjalanan hidupnya, Virginia berangsur menyadari lesbianisme yang dirasakannya dan berjuang melawan keputusasaan dan sakit kepala yang kerap menyerangnya.</p>
<p>Tahun 1951 di Los Angeles, Laura Brown, seorang ibu yang cemas akan kemampuannya untuk menjadi seorang ibu lagi. Dia kerap membaca “Mrs. Dalloway”. Laura merasa dia tidak akan mampu untuk untuk menjadi ibu dari anak laki-lakinya dan bayi yang sedang dikandungnya.</p>
<p>Clarissa Vaughn adalah seorang editor buku yang hidup di tahun 2001 di New York. Clarissa mempunyai seorang teman penulis, Richard, pengidap AIDS yang sedang sekarat. Nama panggilan Clarissa, “Mrs. Dalloway”, diberikan oleh Richard. Clarissa juga sedang merencanakan pesta perayaan untuk Richard setelah mendapat penghargaan atas puisinya. Seperti Virginia Woolf, Clarissa juga seorang lesbian, namun dia masih ragu, apakah dia benar-benar jatuh cinta pada Richard yang dulu pernah kencan dengannya.</p>
<p>Mendekati akhir film, keseluruhan plot cerita terus berputar antara cerita dari satu tokoh ke cerita dari tokoh lainnya. Tema utama film ini adalah agar penonton dapat menentukan mana pilihan yang <strong><span style="color: #640000;">LEBIH BAIK</span></strong> antara menjalani kehidupan demi kebahagiaan diri sendiri atau demi kebahagiaan orang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resureksi.com/review-and-entertainment/the-hours-ketika-kehidupan-harus-memilih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

