Tag Archive | "review"

Tags: , , , , ,

Hancock: Analogi Amerika, Kisah Superhero yang Payah


[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=1XZqbAIsji8]

Sosok superhero seharusnya tampak ‘wah’ dan berwibawa. Tapi tidak dengan John Hancock (Will Smith). Ia memang seorang manusia dengan kekuatan super, hanya saja ia kurang percaya diri dan menderita semacam depresi yang menyebabkannya menjadi alkoholik. Demi mengubah image, Hancock lalu meminta pertolongan pada seorang konsultan, Ray Embrey (Jason Bateman). Seiring kepercayaan diri dan image yang pulih, ternyata ada hal lain yang mengikuti. Hancock ternyata menjalin kedekatan dengan orang yang salah, yakni istri sang konsultan.

Kisah Superhero yang Payah

Bejibun karakter superhero telah menjejali layar lebar, apalagi enam bulan ke belakang. Tak bisa disangkal kalau ‘manusia yang tidak biasa’ masih menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Superman, Iron Man, Spider-Man, Batman, and the other man, just named it! Kali ini pihak Columbia Pictures jeli dengan mengangkat genre serupa, dengan plot yang beda.

Vincent Ngo awalnya menulis naskah mengenai bocah berusia 12 tahun yang memiliki masalah dan seorang superhero yang ingin pensiun.

Hancock

hancock

Rilis: 2 Juli 2008 Sutradara: Peter Berg

Penulis: Vince Gilligan, Vincent Ngo

Pemain: Will Smith, Charlie Theron, Jason Bateman

Genre: Komedi Aksi

Studio: Columbia Pictures

Posted in MovieComments Off

Tags: , , , , ,

The Hours – Ketika Kehidupan Harus Memilih


The hours

Drama yang berkisah seputar tiga orang perempuan dari tiga generasi yang berbeda yang harus berhadapan dengan keputusan mereka sendiri untuk melakukan bunuh diri. Dua orang diantaranya mendapat pengaruh mendalam dari buku karya Virginia Woolf, dan yang terakhir adalah Virginia Woolf sendiri. Tiga perempuan ini berjuang dalam masalah kebebasan, tanggungjawab dan identitas.

Virginia Woolf (Nicole Kidman) mulai menulis novelnya “Mrs Dalloway” di Inggris pada tahun 1923. Novel ini memainkan peranan penting bukan hanya dalam kehidupannya, namun juga dalam kehidupan dua orang perempuan lain. Yang pertama, Laura Brown (Julianne Moore), perempuan yang hidup pada tahun 1950 yang berencana untuk melakukan bunuh diri. Perempuan lain adalah Clarissa Vaughn (Meryl Streep), perempuan modern yang hidup di masa kini, seorang editor buku lesbian. Tiga cerita dari tiga tokoh dalam film ini saling berkaitan dengan novel “Mrs. Dalloway”. Satu orang perempuan yang menulis novel tersebut, satu orang perempuan yang membacanya dan satu orang perempuan lagi yang menjalani kisah seperti tertulis dalam novel tersebut.

Dalam perjalanan hidupnya, Virginia berangsur menyadari lesbianisme yang dirasakannya dan berjuang melawan keputusasaan dan sakit kepala yang kerap menyerangnya.

Tahun 1951 di Los Angeles, Laura Brown, seorang ibu yang cemas akan kemampuannya untuk menjadi seorang ibu lagi. Dia kerap membaca “Mrs. Dalloway”. Laura merasa dia tidak akan mampu untuk untuk menjadi ibu dari anak laki-lakinya dan bayi yang sedang dikandungnya.

Clarissa Vaughn adalah seorang editor buku yang hidup di tahun 2001 di New York. Clarissa mempunyai seorang teman penulis, Richard, pengidap AIDS yang sedang sekarat. Nama panggilan Clarissa, “Mrs. Dalloway”, diberikan oleh Richard. Clarissa juga sedang merencanakan pesta perayaan untuk Richard setelah mendapat penghargaan atas puisinya. Seperti Virginia Woolf, Clarissa juga seorang lesbian, namun dia masih ragu, apakah dia benar-benar jatuh cinta pada Richard yang dulu pernah kencan dengannya.

Mendekati akhir film, keseluruhan plot cerita terus berputar antara cerita dari satu tokoh ke cerita dari tokoh lainnya. Tema utama film ini adalah agar penonton dapat menentukan mana pilihan yang LEBIH BAIK antara menjalani kehidupan demi kebahagiaan diri sendiri atau demi kebahagiaan orang lain.

Posted in Movie, ReviewsComments (0)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Eksklusif Bertahtakan Berlian Putih Gresso White Diamonds dan Gresso Royal White Diamonds


gresso.jpg

Pabrikan handset GSM eksklusif Gresso kembali memukau pandangan para pengguna ponsel dengan menghadirkan koleksi Avantgarde White Diamonds mereka. Ponsel-ponsel dengan harga selangit ini memang menghadirkan originalitas material dan desain yang tentunya tidak semua kantong bisa membelinya.

Pabrikan dari Rusia sebagai pembuat Gresso ini meluncurkan dua lagi ponsel mewah bernama Gresso White Diamonds dan Gresso Royal White Diamonds. Dua ponsel baru ini masih menawarkan sesuatu yang eksklusif seperti panel bodi buatan tangan yang berasal dari Blackwood Afrika berusia 200 tahun, keyboard yang terbuat dari bahan titanium, serta kover baterai stainless yang mereka pasang yang memiliki kunci magnetic plus bahan kulit dan dekorasi emas. Untuk tampilannya, layar dari kedua ponsel ini dihiasi oleh kaca kristal Sapphire 42 karat, dan tombol-tombolnya terbuat dari emas 18 karat dengan bentuk Roman hasil potongan laser.

Handset Gresso Royal White Diamonds lebih mahal dibandingkan perangkat satunya. Hanya 200 unit yang rencananya akan diproduksi oleh Gresso. Semua bagian dari 23 tombol emasnya akan bertahtakan total 2.53 karat berlian putih. Harga yang dipatok untuk handset ini adalah 9.000 Euro atau sekitar Rp. 117.000.000,-

Untuk Gresso White Diamond, hanya pada bagian keypad navigasinya yang menggunakan berlian putih. Tetu harganya akan dibawah 9.000 Euro.

Dua handset Gresso ini berjalan pada jaringan tri-band GSM, sebuah layar TFT berkedalaman 65ribu warna dengan resolusi QVGA, sebuah memori eksternal yang diwakili microSD, serta sebuah kamera digital berkekuatan 2 MP. Keduanya berjalan pada sistem operasional Windows Mobile 6 Standard. Dimensi bodinya berkisar 119,5 x 48 x 14 mm.

Posted in Cellular PhoneComments (0)

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Jagoan – jagoan Baru Sony Ericsson S302 dan Sony Ericsson F305


Bulan ini adalah saat bagi Sony Ericsson untuk melakukan pengumuman resmi mengenai perangkat-perangkatnya yang akan segera diluncurkan. Dua dari beberapa perangkat yang akan segera meluncur ke pasaran tersebut adalah Sony Ericsson S302 (yang juga dikenal sebagai anggota dari Snapshot series sesuai konvensi pemberian nama dalam internal vendor ini) dan Sony Ericsson F305 (yang akan lebih memuaskan para penggemar game)

se-s302.jpgse-f305.jpg

Sony ericsson S302 adalah perangkat dengan jaringan quad-band GSM/EDGE yang dilengkapi dengan sebuah kamera digital berkekuatan 2 MP, namun tanpa bekal kemampuan autofocus. Untuk kelengkapan kameranya, juga tersedia sebuah LED photo flash dan aplikasi PhotoFix. Sony Ericsson S302 adalah ponsel mid entry, yang juga dibekali dengan onboard memory 20 MB, Memory Stick Micro slot, konektivitas Bluetooth A2DP, USB, dan media hiburan Radio FM.

Sony Ericsson S302 memiliki ketebalan 11 mm dengan bobot 79 gram. Tampilannya didukung oleh sebuah layar TFT dengan resolusi 176 x 220 piksel.

Ponsel ini akan tersedia pada kuarter keempat tahun ini. Belum ada keterangan pasti mengenai harganya.

Sony Ericsson F305 adalah ponsel yang juga hadir dengan jaringan quad-band GSM/EDGE. Sebagai sebuah perangkat yang berorientasi pada game, ponsel ini telah dilengkapi dengan accelerometer dan 3 game yang pre-install, antara lain Bowling, Bass fishing dan Jockey. Sebagai contoh penggunaan Accelerometer, untuk memainkan Bowling, Anda cukup mengayunkan perangkat Sony Ericsson F305 ini. Beberapa game yang didukung oleh ponsel ini bisa dimainkan secara bersamaan atau multiplayer dengan menggunakan Bluetooth.

Sony Ericsson F305 memiliki stereo speaker, stereo Bluetooth, serta fasilitas hiburan Radio FM. Selain menyediakan sebuah kamera digital 2 MP, ponsel ini juga menyediakan sebuah slot memory card M2. Tampilannya didukung oleh layar TFT berukuran 2 inchi dengan resolusi 176 x 220 piksel.

Sony Ericsson F305 akan hadir pada kuarter ketiga tahun ini dengan harga yang belum dipastikan.

Posted in Cellular PhoneComments (0)

Tags: , , , , , , , ,

Rilisan Terbaru Nokia E71 Dan Nokia E66


nokia-e71-01.jpgnokia-e66-01.jpg

Nokia baru saja secara resmi meluncurkan dua unit ponsel terbarunya yang merupakan ponsel seri-E, yaitu Nokia E71 dan Nokia E66. Dua ponsel E-series ini memiliki fitur-fitur yang serupa, dengan perbedaan pada model desainnya saja. Kedua ponsel baru tersebut dibidik untuk kalangan pebisnis.

Kedua ponsel ini juga support email account dari lebih dari seribu internet service provider (ISPs) di dunia seperti Gmail, Yahoo! mail, dan Hotmail.

Selain mementingkan fitur-fitur ‘serius’ untuk para pebisnis, E71 dan E66 juga dilengkapi dengan fitur hiburan seperti musik, 3.2 megapixel autofocus camera, video dan ovishare. Untuk soal konektivitas, kedua seri E terbaru ini sudah dilengkapi dengan fitur koneksi berkecepatan tinggi HSDPA, 3G dan Wireless Lan.

Rencananya Nokia akan melepas kedua ponsel ini ke pasaran mulai masa Juli 2008.

Posted in Cellular PhoneComments (0)

Related Sites

Advertise Here